Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di wilayah Kota Semarang akan dilaksanakan secara serentak pada hari Senin, 30 Agustus 2021. Keputusan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bapak Gunawan Saptogiri, S.H.,M.M. melalui surat edaran yang disampaikan pada tanggal 23 Agustus 2021. Hal ini disambut antusias oleh para guru, murid dan orang tua. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara daring selama lebih dari satu tahun membuat siswa merindukan kegiatan pembelajaran secara normal.
Nantinya, PTM Terbatas di tingkat sekolah dasar baru dilaksanakan di kelas 5 (lima) dan 6 (enam) yang diikuti oleh 50 % dari jumlah siswa. Jadwal masuk diberikan secara bergantian pada hari Senin – Jumat, dan pada hari Sabtu ditekankan untuk literasi dan numerasi.
Menyikapi kegiatan tersebut, maka pada hari Sabtu, 28 Agustus 2021 para guru, karyawan, dan karyawati SDN Patemon 02 bersama-sama menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk memenuhi protokolo kesehatan dalam rangka mencegah merebaknya kembali virus covid-19.
Hal pertama yang dilakukan adalah menyiapkan jalur lalu lintas siswa agar tidak terjadi kerumunan pada saat jam datang dan pulang. Maka dibuatlah dua jalur terpisah untuk masuk dan keluar.

Untuk menghindari kerumunan, maka orang tua hanya diperkenankan untuk mengantar sampai gerbang sekolah. Memasuki area sekolah, siswa-siswi akan diperiksa suhu badannya dengan menggunakan thermometer infrared yang disiapkan oleh sekolah.

Sebelum masuk ruang kelas, siswa terlebih dahulu mencuci dengan sabun di tempat yang telah disediakan.

Memasuki ruang kelas, siswa menempati bangku yang tidak bertanda silang. Ruang kelas ini nantinya hanya akan digunakan separuhnya saja.

Mari sukseskan PTM Terbatas serentak di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Semarang dengan tetap menerapkan 5M : Memakai maske, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun, Mengurangi mobilitas, Menjauhi kerumunan.